Dari sisi teknis lainnya yaitu website dan domain jurnal juga tetap harus on dan aktif dalam melindungi dari hacker judi online. Selain itu juga diperlukan DOI (Digital Object Identifier) sebagai bentuk identitas atau "KTP" artikel. Tanpa DOI artikel tidak akan direkam dengan baik oleh Dimension dan saat terjadi perdebatan "siapa yang lebih dulu terbit" akan kesulitan untuk klaim artikel siapa yang duluan terbit. Sinergi antara pengelola jurnal, pengelola website dan administrasi keuangan merupakan hal yang wajib dipenuhi untuk meningkatkan kualitas jurnal. Baik secara akreditasi jurnal ilmiah elektronik atau terindeks Scopus dan WoS (Web of Sciene).
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Islam Hidayatullah Batam menggelar workshop Akreditasi dan Tata Kelola jurnal ilmiah elektronik. Target peningkatan akreditasi dan indeksasi DOAJ bahkan Scopus yag ditetapkan oleh Rektor IAI Hidayatullah Batam Dr. M. Sidik, M.Pd.I. Tahapan peningkatan tentunya bukan sulap yang dalam semalam bisa terwujud tetapi dari konsistensi pengelola jurnal dan sinergi pengelolaan lainnya. Terkadang menjadi pertanyaan bagi banyak orang, kalau di awal editor sudah membantu....siapa yang akan membayar?. Ya tentu kita kembalikan tidak ada sesuatu yang sia-sia, sepengetahuan dan pengalaman saya para editor yang membantu author selalu ada rejeki yang tidak terduga. Jadi tetap semangat para editor😀
Jurnal dengan kualitas tinggi bukan hanya menjadi sumber produksi pengetahuan tetapi juga menjadi "industri" Perguruan Tinggi di era digital. Melalui APC (Author Processing Charge) dapat membantu operasional jurnal dan membantu operasional Perguruan Tinggi. Mengelola jurnal membutuhkan proses bertahap dan konsisiten untuk dapat meningkatkan kualitas jurnal. Materi akreditas dan tata kelola jurnal dapat di klik pada tautan berikut. Ingin jurnal terakreditasi dan bisa indeksasi ke Dimension dan DOAJ hubungi saya😃.


0 Comments