Bibliometrik vs SLR




Bibliometrik dan Systematic Literature Review (SLR) menjadi tren penelitian baru di era digital. Big data menjadi ciri khas digital dimanfaatkan oleh mahasiswa, dosen dan peneliti untuk meneliti sejauh mana tren publikasi, research gap dan hal lain yang bisa direkomendasikan dari penelitian. 

Bibliometrik vs SLR
Sering kali bingung berapa jumlah data yang diambil untuk penelitian dengan bibliometrik atau SLR, bedanya apa?. Maka jawaban singkat dan mudah berdasarkan kebutuhan yang diperlukan pada deskripsi artikel yang akan kira buat. Semakin banyak data tentunya juga semakin banyak gambaran visualisasi. Analisis yang dilakukan juga dibantu dengan AI sebagai alat bantu yang mendeskripsikan dengan detail. 

Visualisasi Bibliometrik dan SLR
Visualisasi bibliometric dan SLR menjadi hal yang penting untuk membantu deskripsi hasil penelitian yang telah ditemukan. Visualisasi bukan hanya pada Vosviewer tetapi juga ada RStudio yang membantu menggambarkan hasil export data dari publiher. Visualisasi juga dapat kita percantik dengan AI agar gambar memiliki resolusi yang baerkualitas dan baik tangkapan gambarnya. Menariknya dari visualisasi terkdang gagal memunculkan gambar karena perintah atau data yang dikumpulkan tidak bisa dibaca dengan baik oleh aplikasi. Ulang dan cek kembali data export kemudian upload pada aplikasi untuk mendapatkan visualisasi.

Sharing dan belajar bersama tentang SLR karena saya sendiri juga berjuang untuk submit dan proses publish artikel SLR sebagai bagian dari penguatan research gap penelitian. Lain-lain silahkan diklik pada tautan berikut ya. Terima kasih atas saharing informasi bersama teman-teman prodi Tadris Bahasa Inggris UIN Antasari Banjarmasin yang bersedia mengundang saya pada kegiatan ini😁. Salam hormat pada Prof. Husnul yang sudah antusias sejak awal datang, Bu Norlaila yang tetap semangat belajar , Bu Rahmila Murtiana alumni Doktor Swinburne University of Technology, Bang Rusnadi alumni Magister Murray State University dan alumni Doctor Education in TESOL Alliant Internastional University, San Diego California USA yang rela mengikuti sharing bersama. Terima kasih juga saya ucapkan Candidat Doktor Miss Linda dan Miss Dayah (Kaprodi dan Sekprodi TBI) atas kepercayaannya. Tidak ada usaha mengkhianati hasil itu sudah rumus kawan2 pembaca.










Post a Comment

0 Comments