Karya Tulis Ilmiah Pengabdian

 


Menulis Karya Tulis Ilmiah (KTI) Pengabdian berbeda dengan menulis Karya Tulis Ilmiah (KTI) Penelitian. Perbedaan yang paling tampak, KTI Pengabdian tidak ditulis berdasarkan laporan kegiatan tetapi tetap ditulis berdasarkan "perjalanan ilmiah" artikel. KTI Pengabdian dapat dituliskan sesuai dengan kegiatan pengabdian misalnya penyuluhan, pelatihan dan kegiatan pengabdian lainnya. KTI Pengabdian memiliki ciri khas yang sama dengan KTI Penelitian yaitu semua hal yang ditulis berdasarkan kajian ilmiah.


KTI pada dasarnya memiliki bagian dari Latar belakang, Metode Penelitian, Hasil dan Diskusi serta Kesimpulan atau disingkat dengan IMRAD (Introduction, Method, Result and Discussion). IMRAD pada KTI Pengabdian tetap memiliki research gap pada Pendahuluan untuk menuliskan kondisi ideal sesungguhnya dengan tawaran solusi yang ditawarkan oleh para author pengabdian.
Selain memiliki research gap pada Pendahuluan, KTI Pengabdian juga memiliki Metode Pengabdian yang berbeda dengan KTI penelitian. Metode pengabdian menurut  Afandi (2022) terdiri atas 3 metode yaitu:
1. PAR (Participatory Action Research) adalah pendekatan partisipasif masyarakat terlibat aktif dalam identifikasi dan menyelesaikan masalah. Contoh metode pengabdian PAR misalnya Kegiatan Penyuluhan Stunting, Penyuluhan Gizi dan Kegiatan Kewirausahaan.
2. ABCD (Asset Based Community Development) adalah pendekatan dan penguatan aset-aset masyarakat yang dapat digunakan meningkatkan kesehjatraan hidup. Contoh metode pengabdian ABCD misalnya sebuah wilayah penghasil duren maka buahnya tidak hanya dijual dalam bentuk buah tetapi bisa dibuat cake atau bentuk lainnya.
3. Community Participatory Research adalah pendekatan kolaborasi antara kegiatan pengabdian dengan masyarakat. Contoh kegiatan Community Participatiry Research misalnya kegiatan PKK dan tokoh masyarakat mengembangkan kegiatan kewirausahaan. 
4. Service Learning adalah pelibatan mahasiswa dalam kegiatan di masyarakat. Contoh kegiatan service learning misalnya kegiatan perbaikan website desa, belajar mengaji dan lain-lain.


Setelah mendapatkan data tentang kegiatan yang ada hubungannya dengan Metode Pengabdian maka dilanjutkan dengan menuliskan hasil kegiatan berupa visualisasi kegiatan yang telah dilakukan. Hasil visualisasi dibahas dengan menunjukkan argumen penguatan kegiatan yang dilakukan dan hasil yang didapatkan. Setelah hasil dan pembahasan maka dituliskan kesimpulan dan implikasi dari kegiatan pengabdian.


Memang beda tipis menulis KTI Pengabdian dengan KTI Penelitian tetapi KTI Pengabdian dapat menunjukkan progres perkembangan kehidupan masyarakat sebagai indikator berkembangnya sebuah daerah. Kegiatan pengabdian bukan hanya dituliskan dalam berita tetapi dituliskan pada artikel sehingga bisa dirujuk dan disitasi oleh penulis artikel pengabdian lainnya. Anda ingin menulis artikel pengabdian bisa call me 😎


 

Post a Comment

0 Comments