Beberapa minggu yang lalu saya juga diminta untuk melakukan pendampingan di jurnal mumtaz dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Mumtaz Karimun (STIT Mumtaz Karimun) melalui platform online. Pendampingan akreditasi menjadi berat dengan terbitnya akreditasi baru tahun 2026. Perbedaan mendasar adalah peringkat akreditasi tidak lagi dimulai dari SINTA 6 tetapi dimulai dari SINTA 4. Selain peringkat akreditasi juga ada penilaian integritas di era AI yaitu penggunaan Ethical Clearance dan Supplementary pada setiap artikel penelitian. Hal ini tentu bukan hal mudah bagi jurnal yang masih membangun kepercayaan author bahwa artikel yang dikirim akan diproses dengan baik dan terbita dengan kalayakan standart akreditasi tinggi.
Banyak hal mendasar yang perlu dipersiapkan agar akreditasi bisa maksimal bukan hanya sekedar melengkapi. Tampilan lay out yang maksimal dengan identitas jurnal dan genesis artikel mutlak diperlukan dalam memperoleh nilai maksimal akreditasi. Penulisan abstrak juga ditulis dengan sesuai bagian IMRAD, sehingga terlihat jelas setiap tahapan yang telah dituliskan. Bagi jurnal yang masih membangun tentunya diperlukan energi yang kuat dan gotong royong bersama agar perbaikan kualitas jurnal dapat terus ditingkatkan. Sikap author dan pemilih membuat pengelola jurnal harus mampu meyakinkan bahwa artikel dapat diproses dan dapat ditingkatkan akreditasi. Konsistensi penerbitan dan lay out menjadi tolak ukur dalam penilaian sehingga mampu mengangkat nilai substansi yang telah diproses. Semua tahapan akan dilakukan untuk memenuhi perbaikan dari penilaian akreditasi jurnal nasional.
Berdasarkan informasi edaran akreditasi jurnal ilmiah ekeltronik juga ada sanksi bagi pelanggaran integritas dan penundaan pengusulan akreditasi bila belum memunuhi kriteria kelayakan penilaian akreditasi jurnal ilmiah. Berikut materi slide dan lampiran lainnya yang diperlukan sebelum klik akreditasi. Selamat berjuang para pengelola jurnal.

0 Comments